Imam Besar Istiqlal: Makin Paham Agama, Orang Semakin Toleran
04/05/2017
Istana Ungkap Alasan Imam Besar Istiqlal Sering Diundang Jokowi
04/08/2017

Makan Siang dengan Jokowi, Ini yang Didiskusikan Imam Besar Masjid Istiqlal

JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo mengajak Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Nasarudin Umar makan siang di Istana Merdeka, Rabu (5/4/2017). Menurut Nasarudin, ia dan Jokowi berbincang soal kondisi terkini sekaligus perkembangan umat Islam Indonesia ke depan. Salah satu yang dibicarakan mengenai pemahaman Islam dengan banyaknya gerakan yang mengatasnamakan Islam. Nasarudin menekankan, dua hal itu harus dibedakan. “Soal peningkatan kualitas keumatan melalui pendidikan, itu kita harus belajar agama lebih serius. Jangan mempelajari agama hanya di permukaan. Nanti timbul persoalan,” ujar Nasarudin, seusai pertemuan. Ketika seseorang semakin mendalami Islam, lanjut dia, sikapnya akan semakin bijak. “Nah sekarang ini banyak persoalan muncul karena kurang dalamnya pemahaman kita (akan agama Islam),” ujar Nasarudin. Ia menyebutkan, persoalan yang muncul, misalnya, umat Islam di Indonesia begitu mudahnya menyalahkan orang lain. “Orang arif itu tidak mencari kambing hitam. Bagaimana dia menyelesaikan masalah itu tanpa menimbulkan persoalan baru,” ujar Nasarudin. Nasarudin mengatakan, pertemuan dengan Jokowi sudah sering dilakukan sejak ia menjabat Gubernur DKI Jakarta. Ia dan Jokowi sering berdiskusi persoalan keumatan sambil makan siang, dan tak membahas hal terkait politik.

http://nasional.kompas.com/read/2017/04/05/18385281/makan.siang.dengan.jokowi.ini.yang.didiskusikan.imam.besar.masjid.istiqlal